Kusudahi Cerita Tentang Jelita

Apakah ini Jelita? Aku sudah Lupa
Apakah ini Jelita? Aku sudah Lupa
Kukatakan Cinta dengan Sekeping Uang Logam  (Bag. 4)

Kusudahi Cerita Tentang Jelita

Yogjakarta memiliki kenangan dan memulai mengingat memori yang slama ini terkesampingan dengan sedikit banyak mengenang membuat aku semakin ingin membuat suatu konten dalam blogku.

Tahun 1996 aku memulai masuk di salah satu perguruan swasta di Jogjakarta dan aku pun menyelesaikan study dengan nilai cukup sehingga dalam mencari perkerjaan aku pun sering masuk dan keluar suatu instansi baik pemerintah maupun swasta dan pada akhirnya, saat ini dan tanggal dibuatnya konten ini saya berwira usaha.

Catatan: Sesudah Ospek Aku Lupa wajah Jelita. Dan aku memang orangnya pelupa sejak kecil.

Mengenang Ospek pada tahun 1996 dan mengenal jelita 
Terasa bangga pada saat menjadi Mahasiswa karena pata tahun 1996 melanjutkan study di salah satu universitas apalagi di Yogjakarta yang banyak mahasiswa baru dari berbagai daerah. Cerita ini melanjutkan Kukatakan Cinta dengan Sekeping Uang Logam (Bag.1, Bag.2, Bag.3)

Dialog antara aku dan Sahabatku
Aku: Ospek telah usai dan kita slalu bersama karena kamu adalah sahabatku
Sahabat: Ada apa dengan dirimu!!!
Aku: Ngak tahu selang lama aku merindukan Jelita, dengan paras cantiknya. Kamu tahu kosnya, aku mau main kesana dengan sepeda ontaku.
Sahabat: aku tahu alamatnya, alamatnya di .........
Aku: Aku pun menginggat alamat kosnya, dan ternyata sesampainya aku di salah satu tempat yang aku ingat alamatnya ternyata aku lupa dengan alamt kosnya.

Waktu telah berganti dan akupun berbincang dengan salahsatu sabahat karibku

Dialog Aku dengan Sahabatku yang lain
Aku: Aku kangen Jelita, aku ingin maen ke kosnya,  gimana menurutmu?
Sahabatku: Ngak usah, Kamu tau kita bukan seperti dia. Dia Kuliah ambil jurusan Kedokteran sedang kita ....

Penting: Aku dan dia sama-sama mengatakan cinta di telpon umum tersebut dengan dua gatis yang berbeda dan sama-sama menunggu waktu.

Sahabatku:  Lupakan karena masih ada jalan untuk menyelesaikan kuliah kita.
Aku: Aku menunduk dengan kekalahan yang mendalam.

Akhirnya akupun melalui hari-hari bersama sabat-sahabatku dan pada suatu ketika aku pun menginggat kembali nama Jelita yang ada di kepalaku. Dalam benakku, asal manakah Jelita karena dengan paras cantinya dan keteguhannya. Apakah Jelita sudah menyelesaikan study Kedokterannya?  Suatu ketika akupun bermain di kos sahabatku dan rasa bahagia maupun ingin sedikit melihat wajahnya karena aku pelupa dan aku lupa akan wajahnya. Jelita pun pindah dari kos lama dekat dengan kos aku hanya berjarak 100 meter selang lama aku menyakan. Mana sahabatku, yang namanya Jelita? yang pernah aku Cintai dengan melupakan wajahnya, dia berfikir aku bercanda, dia pun tertawa-tawa. 

Aku menjadi seorang yang bersalah dan terlalu angkuh karena aku tidak pernah maen ke KOSnya padahal jarak kosnya dengan kos aku hanya 100 meter.. Yang slalu kuingat dengan suara tegas dan lugas "Jangan Maen Ke Kos Aku" hanya fikiran itu yang slalu terbayang dalam fikiranku dan akupun tidak pernah maen ke kosnya.

Berjalan beriringan sepulang dari kuliah, sahabatku berkata, kamu tahu Jelita yang slalu kamu tanyakan. Jawabku, aku ngak pernah tahu Jelita. ITU JELITA MAU MENIKAH DENGAN PILIHANNYA DAN CINTA SEJATIHNYA.  Perasaanku ketika waktu itu menerima kekalahan, hanya diam dan tertunduk malu, aku pun melangkahkan kaki ke kos dan terasa perasaan ini terdampar dan tertampar hingga aku tertidur sampai sore hari.

Dan akirnya aku menyelaikan study dengan sahabat-sahabatku. Baru kali ini fikirannku terasa tidaknyaman karena terbayang lagi nama seorabng gadis bernamakn Jelita. Akupun memanfaatkan jejaring sosial Facebook untuk bertanyya kepada sahabtku tentang Jelita. Jelita apakah sudah lulus kuliah atau dia sekarang suda memiliki anak segudang.

Pertanyaanku yang terpenting: Darimanakah asal Jelita? Karena Terasa nyaman untuk melihatnya dan juga Kecantikannya. Karena Facebook aku tau asal kelahiran dari gadis bernama Jelita tepatnya bulan Agustus 2017. 

Dan yang slalu kuingat kata sabatku.
sekitar tahun 1999 at 2000 Dukunkan Aja. Ngapain ngak kamu dukunkan aja, khan sudah aku sarankan dari dulu,  menginggat kata-katanya aku menjadi tertawa lepas. 

Buat jelita SEMOGA BAHAGIA.

Nice Day,


Blogger
Disqus

No comments