Budidaya dan perawatan burung parkit

Burung Parkit
Sebelum membudidayakan burung parkit, setidaknya memiliki sedikit pemahaman perbedaan parkit jantan dan betina sehingga dalam membudidayakan mempermudah proses perjodohan. Selain itu, diperlukan pengetahuan dalam memilih indukan parkit sehingga anakan yang dihasilkan kualitas terbaik.

Cara memilih burung parkit sebagai indukan untuk budidaya
Memilih Parkit Indukan yang Sehat

 
Kesehatan dalam membudidayakan burung parkit merupakan hal yang utama, menjadi salah satu pertimbangan dalam mencari indukan parkit yang bagus. Untuk melihat indukan parkit yang sehat, bisa dilihat perilaku dan kelincahan parkit tersebut. Jika parkit terlihat aktif merupakan indikasi bahwa indukan parkit tersebut cukup sehat. 



Master burung youtube.
Master burung kenari: https://youtu.be/utVJbe0jehg
Master burung murai batu: https://youtu.be/VtKqrywxw18
Master burung cendet: https://youtu.be/oWY_xKbwvUo


Memasuki Usia Matang dalam PenjodohanPada dasarnya, pemilihan parkit muda atau tua merupakan hak pembeli. Hanya saja, jika anda ingin melakukan budidaya parkit yang menguntungkan, maka ada baiknya untuk memilih indukan muda dan siap kawin agar proses beternak parkit bisa dilakukan dengan segera. Pilih indukan parkit yang telah berumur minimal 8 bulan.

Ciri-ciri parkit jantan yang siap kawin melalui anatomi tubuhnya, antara lain:
  1. cere berwarna biru tua,
  2. lingkar putih pada mata mulai terlihat,
  3. warna bulu terlihat cerah dan terang,
  4. dan kaki terlihat lebih pekat.
Untuk ciri parkit betina birahi, anda dapat melihat perilaku parkit tersebut apabila penempatan kandang berhadapan dengan parkit jantan dan saling merespon maka parkit betina siap dijodohkan.

Beberapa tips dalam pemilihan indukan parkit yang akan ditangkarkan. Pastikan semua indukan parkit memiliki kriteria diatas, agar menghasilkan anakan parkit yang berkualitas serta sehat.
Blogger
Disqus